Tidak Hanya Konsolidasi Internal, Tanwir IMM di Malang Juga Akan Membahas Isu Kebangsaan
Malang - Menjelang pelaksanaan Tanwir Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) XXXIII, suasana persiapan di Kota Malang semakin terasa menggelora. Dengan mengusung tema “Energi Kolektif untuk Negeri”, forum tertinggi kedua setelah Muktamar ini akan dihadiri oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) IMM dan perwakilan DPD (Dewan Pimpinan Daerah) IMM se-Indonesia.
Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) IMM, M. Zaki Mubarak menegaskan bahwa tema “Energi Kolektif untuk Negeri” lahir dari refleksi panjang atas kondisi sosial dan kebangsaan hari ini. Tema ini menekankan pentingnya kolektivitas dan solidaritas kader IMM sebagai kelompok strategis mahasiswa untuk menjaga keutuhan dan kemajuan bangsa.
“Tanwir bertepatan dengan momentum Sumpah Pemuda. Kita sebagai kelompok muda, kelompok mahasiswa, menjadi kelompok strategis untuk menjaga keutuhan, menjaga soliditas dan solidaritas kebangsaan. Kira-kira itulah spirit Sumpah Pemuda yang bisa hayati,” jelasnya.
Menurutnya, energi kolektif mesti terwujud dalam kolektifitas yang nyata. Dan dari kolektifitas itu kader-kader harus bisa memancarkan energi-energi positif, energi solidaritas untuk kemajuan negeri.
Ia juga menjelaskan bahwa forum Tanwir akan membahas pencapaian berjalannya setengah periode DPP IMM, serta merancang strategi di sisa waktu yang ada. Selain itu, Tanwir juga akan meresmikan batik resmi organisasi dan mengesahkan beberapa pedoman organisasi.
“Ada pengesahan sistem perkaderan terbaru, hasil dari Simposium Perkaderan di Medan beberapa waktu lalu. Lalu pengesahan pedoman administrasi organisasi terbaru, hasil dari masukan-masukan dan menyesuaikan nomor surat untuk DPD yang baru berdiri,” tuturnya.
Selain itu, ia menekankan bahwa Tanwir 2025 ini akan mempertemukan ratusan kader dari berbagai daerah untuk membahas isu-isu strategis mulai dari pendidikan, sosial, hingga transformasi digital dalam konteks keumatan dan kebangsaan. Melalui forum ini, IMM diharapkan melahirkan gagasan konkret dan langkah sinergis dalam menjawab persoalan masyarakat modern.
“Malang adalah kota yang melahirkan banyak gagasan progresif. Di sini, semangat intelektual Ikatan bertemu dengan keberanian untuk bergerak. Karena itu, Tanwir di Malang bukan sekadar pertemuan administratif, tapi momentum lahirnya ide-ide besar untuk masa depan IMM dan bangsa,” ungkapnya.
Tentang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah. IMM merupakan organisasi dan gerakan mahasiswa Islam yang bergerak di bidang keagamaan, kemahasiswaan dan kemasyarakatan. Sebagai salah satu organisasi otonom Muhammadiyah, IMM berdiri hampir di semua provinsi di Indonesia, serta memiliki ratusan cabang dan ribuan komisariat.
Tentang Tanwir IMM. Tanwir merupakan forum permusyawaratan tertinggi kedua setelah Muktamar yang memainkan peran strategis dalam mengonsolidasikan gerakan, memperkuat ideologi serta merumuskan arah perjuangan organisasi. Forum ini diikuti oleh Dewan Pimpinan Pusat IMM dan utusan-utusan Dewan Pimpinan Daerah IMM se-Indonesia.
Narahubung:
Musthafa Ahmad Al Ghifary
Tim Media Publikasi Tanwir IMM XXXIII
Email: [email protected]
WhatsApp: 081233157243
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow