Mahasiswa Gizi UNISA Yogyakarta Sukses Laksanakan KKN Mubaligh Hijrah di Bantul
Bantul –

Program ini tidak hanya berfokus pada dakwah, tetapi juga menghadirkan berbagai kegiatan edukatif, keagamaan, dan kesehatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama lansia dan pra-lansia.
Dalam bidang pendidikan, para peserta KKN Mubaligh Hijrah berperan aktif dalam mengajar Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA) bagi anak-anak. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an serta memperkuat dasar-dasar keislaman sejak dini.
Metode pembelajaran yang diterapkan bersifat interaktif dan menyenangkan, sehingga anak-anak lebih mudah dalam membaca, menulis, serta menghafal ayat-ayat suci Al-Qur’an. Diharapkan, melalui kegiatan ini, nilai-nilai Islam dapat tertanam kuat dalam diri mereka sejak dini.
Di bidang keagamaan, mahasiswa juga mengadakan pelatihan zakat bagi masyarakat. Pelatihan ini memberikan pemahaman mendalam tentang pentingnya zakat, cara perhitungannya, serta tata cara penyalurannya agar tepat sasaran sesuai dengan syariat Islam.
Dengan adanya edukasi ini, masyarakat diharapkan lebih menyadari kewajiban zakat, serta memahami dampak besar yang dapat dihasilkan dalam meningkatkan kesejahteraan umat.
Dalam aspek kesehatan, mahasiswa memberikan perhatian khusus kepada lansia dan pra-lansia dengan menyelenggarakan pemeriksaan kesehatan gratis.
Layanan kesehatan yang diberikan mencakup:
✅ Pengecekan tekanan darah
✅ Pemeriksaan kadar gula darah
✅ Pemeriksaan asam urat
Program ini bertujuan untuk mendeteksi dini potensi penyakit, sekaligus memberikan edukasi mengenai pentingnya gaya hidup sehat, terutama bagi kelompok rentan.
Mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan ini memperoleh banyak pengalaman serta pelajaran berharga. Mereka tidak hanya belajar mengenai metode dakwah yang efektif, tetapi juga memahami tantangan dalam mengajar anak-anak serta pentingnya kepedulian sosial dalam bidang kesehatan.
"Kami belajar banyak dari kegiatan ini, terutama dalam menyampaikan ilmu agama dengan cara yang mudah dipahami masyarakat, serta bagaimana pentingnya interaksi sosial dalam berdakwah," ujar salah satu mahasiswa peserta.
Dengan adanya program ini, diharapkan masyarakat Selokambang semakin aktif dalam menimba ilmu agama, meningkatkan kepedulian sosial, serta menjaga kesehatan. Masjid Al-Muqorrabin menjadi saksi bagaimana dakwah dan pelayanan sosial dapat berjalan beriringan untuk membangun komunitas yang lebih baik.
What's Your Reaction?
-
1
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow