Milad ke-95 Nasyiatul Aisyiyah, Perempuan Muda Didorong Jadi Penjaga Peradaban

Milad ke-95 Nasyiatul Aisyiyah, Perempuan Muda Didorong Jadi Penjaga Peradaban

Smallest Font
Largest Font

YOGYAKARTA — Pimpinan Pusat Nasyiatul 'Aisyiyah menggelar Resepsi Milad ke-95 bertema “Srikandi Penjaga Peradaban” di Aula Masjid KH Ahmad Dahlan, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Sabtu malam (16/5).

Acara tersebut dihadiri Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Agung Danarto, Bendahara Umum PP Muhammadiyah Hilman Latief, Ketua Umum PP ‘Aisyiyah Salmah Orbayinah, jajaran PP ‘Aisyiyah, serta unsur majelis, lembaga, dan biro di lingkungan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah.

Ketua Umum PP Nasyiatul Aisyiyah Ariati Dina Puspitasari menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya rangkaian Milad ke-95 tersebut. Ia mengatakan kegiatan dapat berjalan lancar berkat dukungan dari berbagai pihak.

“Alhamdulillah acara Milad ini mendapat support dari berbagai pihak. Pagi tadi telah terselenggara Seminar Internasional, dan malam ini kita mengadakan Resepsi Milad ke-95 Nasyiatul Aisyiyah,” ujar Ariati.

Menurutnya, di usia ke-95 tahun, Nasyiatul Aisyiyah terus berupaya menyesuaikan program dan gerakan organisasi dengan kebutuhan zaman serta kebutuhan umat.

“Kami terus bertumbuh melakukan perbaikan dan penyesuaian program sesuai dengan kondisi kebutuhan zaman dan umatnya,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum PP ‘Aisyiyah, Salmah Orbayinah, menilai tema “Srikandi Penjaga Peradaban” relevan dengan peran perempuan muda saat ini. Ia menggambarkan sosok srikandi sebagai perempuan yang tangguh, cerdas, berani, dan memiliki kemampuan khusus.

Namun, menurutnya, karakter kader Nasyiatul Aisyiyah tidak hanya berhenti pada kemampuan dan kecerdasan, tetapi juga harus dibangun di atas moral, akhlak, dan iman yang kuat.

“Srikandi Nasyiatul Aisyiyah adalah generasi yang tangguh, pintar, cerdas, memiliki skill dan kemampuan serta juga berlandaskan moral baik, akhlak mulia, dan iman yang tangguh,” tegas Salmah.

Dalam kesempatan yang sama, Bendahara Umum PP Muhammadiyah, Hilman Latief, menyebut Milad ke-95 menjadi momentum penting untuk refleksi organisasi sekaligus persiapan menuju usia satu abad Nasyiatul Aisyiyah dalam lima tahun mendatang.

“Kita merayakan 95 tahun Nasyiatul Aisyiyah ini dengan penuh kegembiraan, dan insyaallah lima tahun ke depan Nasyiatul Aisyiyah memasuki era satu abad,” ujarnya.

Hilman juga mendorong adanya penguatan dokumentasi, publikasi, dan kajian mengenai kontribusi Nasyiatul Aisyiyah terhadap bangsa sebagai bagian dari persiapan menuju satu abad organisasi.

Menurutnya, langkah tersebut penting agar perjalanan dan kontribusi Nasyiatul Aisyiyah dapat terdokumentasi dengan baik serta menjadi bagian dari penguatan gerakan perempuan muda Muhammadiyah di masa mendatang.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow